DI SUSUN OLEH : HERI MANTONI
STOMATITIS
Sariawan umumnya ditandai dengan rasa
nyeri seperti terbakar yang terkadang menyebabkan penderita sulit untuk menelan
makanan, dan bila sudah parah dapat menyebabkan demam. Gangguan sariawan dapat
menyerang siapa saja, termasuk bayi yang masih berusia 6-24 bulan.
Sariawan dapat diredakan dengan menggunakan beberapa
jenis obat, baik dalam bentuk salep (yang mengandung?antibiotika dan penghilang
rasa sakit), obat tetes, maupun obat kumur. Saat ini, sudah banyak tersedia
pasta gigi yang dapat mengurangi terjadinya sariawan. Jika sariawan sudah
terlanjur parah, dapat digunakan antibiotika dan obat penurun panas (bila
disertai dengan demam). Sariawan umumnya akan sembuh dalam waktu 4 hari.
Stomatitis Aphtous/Ulcer bukan hanya disebabkan karena
kekurangan Vitamin C, namun sebaliknya SA dikenal disebabkan oleh alergi citrus
atau alergi makanan yang mengandung asam, kondisi imun yang lemah, obat-obatan
tertentu, trauma fisik (ataupun penggunaan gigi palsu baru), dsb.
Penyakit kekurangan vitamin C sendiri adalah Scurvy
atau kegagalan proses sintesis kolagen yang ditandai dengan gusi mudah
berdarah, pendarahan kulit (purpura) dsb.
A. Penyebab
Luka tergigit
Mengkonsumsi makanan/minuman panas
Alergi
Kekurangan vitamin C dan zat besi
Gangguan pencernaan
Kebersihan mulut tidak terjaga
Faktor psikologi
Kondisi tubuh tidak fit
Kebersihan mulut yang kurang
Letak susunan gigi/ kawat gigi
Infeksi jamur dan kuman
B. Gejala
· Gejalanya berupa rasa panas atau terbakar yang
terjadi satu atau dua hari yang kemudian bisa menimbulkan luka (ulser) di
rongga mulut.
·Bercak luka yang ditimbulkan akibat dari sariawan ini
agak kaku dan sangat peka terhadap gerakan lidah atau mulut sehingga rasa sakit
atau rasa panas yang dirasakan ini dapat membuat kita susah makan, susah minum,
ataupun susah berbicara.
·Penderita penyakit ini biasanya juga banyak
mengeluarkan air liur.
·Biasanya sariawan ini akan sembuh dengan sendirinya
adalam waktu empat sampai 20 hari. Bila penyakit ini belum sembuh sampai waktu
20 hari maka penderita harus diperiksa lebih lanjut untuk menentukan apakah ada
sel kankernya
C. Pengobatan
Jika makan pelan-pelan sehingga tidak tergigit
Hindari makanan atau minuman panas
Konsumsi vitamin C tablet atau buah jeruk
Hindari stress
Jangan terlalu banyak pikiran
Jaga kondisi tubuh tetap fit, dengan olah raga secara
teratur
7. Bentuk-bentuk
pengobatan stomatitis :
· Obat
kumur
·
Obat-obat pelindung
·
Anestetik local
·
Obat-obat antibakteri atau antijamur
D. Pencegahan
Cara mencegah penyakit ini dengan mengetahui
penyebabnya, apabila kita mengetahui penyebabnya diharapkan kepada kita untuk
menghindari timbulnya sariawan ini diantaranya dengan :
1. Menjaga kebersihan
mulut
2. Mengkonsumsi nutrisi
yang cukup, terutama yang mengandung vitamin B12, vitamin C dan zat besi
3. Menghadapi stress
dengan efektif
4. Menghindari luka pada
mulut saat menggosok gigi atau saat menggigit makanan
5. Menghindari makanan
yang terlalu panas atau terlalu dingin
6. Menghindari makanan
dan obat-obatan atau zat yang dapat menimbulkan reaksi alergi pada rongga
mulut.
SUMBER :
Susan,Meri,2013.http://mobile.dudamobile.com/site/susanblogs18_1?url=http%3A%2F%2Fwww.analiskesehatan.web.id%2F2013%2F01%2Fpenyakit-sariawan-atau-stomatitis.html%3Fm%3D1#271
Departemen kesehatan,
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Seriawan
Agung,Desta,2013, shttp://destaagung.blogspot.com/2013/01/stomatitis.html?m

Tidak ada komentar:
Posting Komentar