Senin, 26 Mei 2014

STOMATITIS



DI SUSUN OLEH : HERI MANTONI
STOMATITIS
Sariawan umumnya ditandai dengan rasa nyeri seperti terbakar yang terkadang menyebabkan penderita sulit untuk menelan makanan, dan bila sudah parah dapat menyebabkan demam. Gangguan sariawan dapat menyerang siapa saja, termasuk bayi yang masih berusia 6-24 bulan.
Sariawan dapat diredakan dengan menggunakan beberapa jenis obat, baik dalam bentuk salep (yang mengandung?antibiotika dan penghilang rasa sakit), obat tetes, maupun obat kumur. Saat ini, sudah banyak tersedia pasta gigi yang dapat mengurangi terjadinya sariawan. Jika sariawan sudah terlanjur parah, dapat digunakan antibiotika dan obat penurun panas (bila disertai dengan demam). Sariawan umumnya akan sembuh dalam waktu 4 hari.

Stomatitis Aphtous/Ulcer bukan hanya disebabkan karena kekurangan Vitamin C, namun sebaliknya SA dikenal disebabkan oleh alergi citrus atau alergi makanan yang mengandung asam, kondisi imun yang lemah, obat-obatan tertentu, trauma fisik (ataupun penggunaan gigi palsu baru), dsb.
Penyakit kekurangan vitamin C sendiri adalah Scurvy atau kegagalan proses sintesis kolagen yang ditandai dengan gusi mudah berdarah, pendarahan kulit (purpura) dsb.



A.     Penyebab                                                                                                         
Luka tergigit
Mengkonsumsi makanan/minuman panas
Alergi
Kekurangan vitamin C dan zat besi
Gangguan pencernaan
Kebersihan mulut tidak terjaga
Faktor psikologi
Kondisi tubuh tidak fit
Kebersihan mulut yang kurang
Letak susunan gigi/ kawat gigi
Infeksi jamur dan kuman

B.    Gejala
· Gejalanya berupa rasa panas atau terbakar yang terjadi satu atau dua hari yang kemudian bisa menimbulkan luka (ulser) di rongga mulut.
·Bercak luka yang ditimbulkan akibat dari sariawan ini agak kaku dan sangat peka terhadap gerakan lidah atau mulut sehingga rasa sakit atau rasa panas yang dirasakan ini dapat membuat kita susah makan, susah minum, ataupun susah berbicara.
·Penderita penyakit ini biasanya juga banyak mengeluarkan air liur.
·Biasanya sariawan ini akan sembuh dengan sendirinya adalam waktu empat sampai 20 hari. Bila penyakit ini belum sembuh sampai waktu 20 hari maka penderita harus diperiksa lebih lanjut untuk menentukan apakah ada sel kankernya

C.    Pengobatan
Jika makan pelan-pelan sehingga tidak tergigit
Hindari makanan atau minuman panas
Konsumsi vitamin C tablet atau buah jeruk
Hindari stress
Jangan terlalu banyak pikiran
Jaga kondisi tubuh tetap fit, dengan olah raga secara teratur
7.      Bentuk-bentuk pengobatan stomatitis :
·         Obat kumur
·         Obat-obat pelindung
·         Anestetik local
·         Obat-obat antibakteri atau antijamur

D.     Pencegahan
Cara mencegah penyakit ini dengan mengetahui penyebabnya, apabila kita mengetahui penyebabnya diharapkan kepada kita untuk menghindari timbulnya sariawan ini diantaranya dengan :
1.      Menjaga kebersihan mulut
2.      Mengkonsumsi nutrisi yang cukup, terutama yang mengandung vitamin B12, vitamin C dan zat besi
3.      Menghadapi stress dengan efektif
4.      Menghindari luka pada mulut saat menggosok gigi atau saat menggigit makanan
5.      Menghindari makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin
6.      Menghindari makanan dan obat-obatan atau zat yang dapat menimbulkan reaksi alergi pada rongga mulut.

SUMBER :

Susan,Meri,2013.http://mobile.dudamobile.com/site/susanblogs18_1?url=http%3A%2F%2Fwww.analiskesehatan.web.id%2F2013%2F01%2Fpenyakit-sariawan-atau-stomatitis.html%3Fm%3D1#271

Departemen kesehatan, http://id.m.wikipedia.org/wiki/Seriawan

Agung,Desta,2013, shttp://destaagung.blogspot.com/2013/01/stomatitis.html?m

Tidak ada komentar:

Posting Komentar