JUDUL
: ARTIKEL APPENDICITIS
NAMA
: HEZKY HERDIYUS
NPM : 110100039
REGULER
A
Pengertian Usus Buntu (Appendicitis)
Usus buntu
merupakan gejala peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada usus buntu
sehingga aliran limpa dan darah terhambat. Akibatnya usus buntu mengalami
kerusakan dan pembusukan. Usus buntu yang membusuk mengandung nanah yang bisa
pecah dan meyebarkan bakteri ke seluruh rongga perut.
Usus buntu
salah satu penyakit yang populer
di masyarakat. Penyakit ini banyak diderita oleh mereka yang berumur 10-30
tahun. Meski operasi untuk penyakit ini tergolong operasi ringan, jangan
remehkan penyakit ini.
Penyebab Usus Buntu
Usus buntu
disebakan oleh infeksi bakteri. Namun banyak faktor lain yang mendukung
timbulnya peradangan di usus yang hanya sebesar kelingking itu. Penyumbatan
oleh benda-benda asing dan keras menjadi faktor utama. Selain itu bisa juga
karena cacing atau parasit.
Mengkonsumsi
sayuran dan buah-buahan yang memiliki biji dengan ukuran kecil dan keras
seperti cabai atau jambu, seringkali tidak tercerna dan menyelinap ke saluran appendiks.
Begitu juga pengerasan tinja/feses dalam waktu lama dapat menyebabkan sedikit
bagiannya menuju appendiks dan berpeluang menjadi sarang kuman/bakteri penyebab
radang pada usus buntu.
Gejala Penyakit Usus Buntu
Gejala utama penyakit usus
buntu adalah nyeri perut, rasa nyeri timbul biasanya berawal di
daerah ulu hati (perut bagian tengah atas). Lama kelamaan, rasa nyeri
tersebut berpindah ke daerah perut bawah sebelah kanan. Di sini rasa nyerinya
menetap, terlokalisir dengan jelas bahkan semakin parah saat bergerak, menarik
napas dalam-dalam, batuk atau bersin.
Pada awalnya
biasanya akan susah buang air besar dan buang angin. Bahkan diare dan demam
ringan setelah gejala-gejala lain muncul. Selain itu gerakan kaki yang
menimbulkan peregangan dari pangkal paha seringkali memperparah rasa nyeri.
Lalu bila peritonium, meradang,otot-otot perut akan menegang dan rasa nyeri
pada organ-organ perut akan muncul dan hilang secara bergantian.
Pengobatan Usus Buntu
Gejala usus
buntu dapat dilihat dengan pemeriksaan fisik, radiologi atau CT-Scan.
Apabila sudah pada tahap kronis maka haruslah dilakukan pembedahan (operasi)
untuk mengangkat usus buntu yang bengkak. Mantan penderita usus buntu bisa
kembali terserang dengan kemungkinan 35 persen.
Mengobati Usus Buntu tanpa Operasi
Ada cara
tradisional untuk mengobati usus buntu tanpa operasi. Yang perlu anda persiapkan
adalah:
v Bahan:
- 3 ruas jari
kunyit, 2 sendok makan air jeruk nipis, garam dan gula merah secukupnya.
v Caranya:
1. Kunyit dicuci bersih, kemudian parut untuk diambil airnya.
1. Kunyit dicuci bersih, kemudian parut untuk diambil airnya.
2. Tambahkan 2 sendok makan air jeruk nipis, garam, dan gula merah secukupnya,
lalu tambah air putih 1 cangkir.
3 .Minumlahramuan ini selama seminggu
berturut-turut,
4. Jangan lupa berdoa kepada Allah untuk
kesembuhan penyakit usus buntu anda.
Usus buntu
termasuk penyakit yang tak bisa dicegah, Hanya saja apabila ada Anda mengalami
gejala-gejala radang ini, jangan sekali-sekali minum obat pencahar. Karena
tindakan ini justru bisa menyebabkan robekan usus buntu. Cukup kompres saja
daerah yang nyeri ini dengan es agar rasa nyeri berkurang dan peradangan bisa
diperlambat.
Mengobati Usus Buntu dengan Operasi.
Pembedahan segera dilakukan, untuk mencegah terjadinya ruptur (peca), terbentuknya abses atau peradangan pada selaput
rongga perut (peritonitis).
Usus buntu yang terinfeksi bisa pecah dalam waktu kurang dari 24 jam setelah gejalanya timbul. Bahkan meskipun apendisitis bukan penyebabnya, usus buntu tetap diangkat. pembedahan yang segera dilakukan bisa mengurangi angka kematian pada apendisitis. Penderita dapat pulang dari rumah sakit dalam waktu 2-3 hari dan penyembuhan biasanya cepat dan sempurna. 50 tahun yang lalu, kasus yang ruptur sering berakhir fatal. Dengan pemberian antibiotik, angka kematian mendekati nol.
Usus buntu yang terinfeksi bisa pecah dalam waktu kurang dari 24 jam setelah gejalanya timbul. Bahkan meskipun apendisitis bukan penyebabnya, usus buntu tetap diangkat. pembedahan yang segera dilakukan bisa mengurangi angka kematian pada apendisitis. Penderita dapat pulang dari rumah sakit dalam waktu 2-3 hari dan penyembuhan biasanya cepat dan sempurna. 50 tahun yang lalu, kasus yang ruptur sering berakhir fatal. Dengan pemberian antibiotik, angka kematian mendekati nol.
DAFTAR PUSTAKA
Chapter
II. Universitas Sumatera Utara.
Diakses tanggal 9 mei 2014.
Craig Sandy, Lober Williams.
Appendicitis Acute Diakses dari
www.emedicine.com, tanggal 9 mei 2014.
Katz S Michael, Tucker Jeffry.
Appendicitis. Diakses dari: www.emedicine.com, tanggal 9 mei 2014.
Perawat_heri. 2009. Apendisitis. http://perawatheri.blogspot.com/
Diakses tanggal 9 mei 2014.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar