Selasa, 13 Mei 2014

Polio pada anak


Nama: Amalbun
Npm: 110100008
Kelas:B

Polio atau poliomyelitis adalah penyakit paralisis atau kelumpuhan yang disebabkan oleh virus. Penyakit polio sudah tidak asing lagi dikalangan masyarakat. Biasanya kasus terbanyak penyakit polio menyerang anak-anak, namun bukan berarti orang dewasa bisa bebas dari penyakit polio.
A.Penyebab penyakit polio
Penyebab penyakit polio adalah poliovirus (PV). Virus ini masuk melalui mulut dan hidung, kemudian berkembangbiak di dalam tenggorokan dan saluran pencernaan. Virus ini dapat memasuki aliran darah dan mengalir ke sistem saraf pusat menyebabkan melemahnya otot dan kadang kelumpuhan (paralisis).
B.Resiko terjadinya poliomyelitis:
  • Belum mendapat imunisasi polio
  • Bepergian ke daerah yang masih banyak terjangkit polio
  • Usia yang sangat lanjut atau sangat muda
  • Luka di mulut, hidung atau tenggorokan
  • Stress dan kelelahan fisik yang luar biasa sehingga melemahkan system kekebalan tubuh.
C.Ciri-ciri dan Gejala penyakit polio
Masa inkubasi virus polio biasanya berkisar 3-35 hari. Gejala umum serangannya adalah pengidap mendadak lumpuh pada salah satu anggota gerak setelah demam selama 2-5 hari. Penyakit polio dibedakan menjadi 3 jenis, maka masing – masing dari jenis penyakit polio tersebut memiliki gejala / tanda – tanda sendiri.

D.CARA PENULARAN PENYAKIT POLIO:
Penyakit polio menular melalui kontak antar manusia. Virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut ketika seseorang memakan makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja penderita penyakit polio atau bisa juga dari air liur penderita penyakit polio. saraf pusat
E.GEJALA / TANDA - TANDA PENYAKIT POLIO
Karena penyakit polio dibedakan menjadi 3 jenis, maka masing - masing dari jenis penyakit polio tersebut memiliki gejala / tanda - tanda sendiri seperti dibawah ini:
1.POLIO NON PARALISIS
  • Demam 
  • Muntah
  • Sakit perut
  • Lesu
  • Kram otot pada leher serta punggung
  • Otot terasa lembek
  • Semua gejala diatas berlangsung selama 2 - 10 hari dan akan sembuh dengan sempurna

2.POLIO PARALISIS SPINAL
Bagi penderita yang sudah memiliki kekebalan, biasanya akan terjadi kelumpuhan pada kaki. Namun bagi penderita yang belum memiliki kekebalan / blm divaksinasi biasanya akan menyerang ke seluruh bagian saraf tulang belakang dan batang otak sehingga bisa mengakibatkan kelumpuhan seluruh anggota gerak badan

3.POLIO BULBAR
Polio ini akan menyerang saraf yang berhubungan dengan pergerakan bola mata, muka, pendengaran, proses menelan dan berbagai fungsi di kerongkongan, pergerakan lidah dan rasa, serta saraf tambahan yang mengirim sinyal ke jantung, usus, paru-paru, dan pengatur pergerakan leher. Tanpa alat bantu pernafasan, jenis polio ini bisa menyebabkan kematian
F.PENCEGAHAN POLIO
 polio sangat menular dan tak bisa disembuhkan. Virus ini menyerang seluruh tubuh (termasuk otot dan sistem saraf) dan bisa menyebabkan kelemahan otot yang sifatnya permanen dan kelumpuhan total dalam hitungan jam saja. Penularan virus polio bisa dari mulut yaitu percikan air liur, bisa juga dari tinja penderita polio. Beberapa cara pencegahan penyakit polio:
  • Imunisasi polio yang biasanya dilakukan saat bayi atau anak-anak. Vaksin polio ada 2 jenis yaitu vaksin salk (vaksin virus polio yang tidak aktif), dan vaksin sabin (vaksin virus polio yang aktif). Pada penderita gangguan system kekebalan vaksin sabin bisa menyebabkan polio.
  • Bila memasak air harus mendidih dengan sempurna. Dengan suhu yang tinggi dapat cepat mematikan virus polio, sebaliknya bila keadaan beku atau suhu yang rendah virus ini bisa bertahan hidup bertahun-tahun.
  • Biasakan menjalani pola hidup yang sehat
  • Sanitasi yang baik dan bersih
                                                 DAFTAR PUSTAKA
http//:www.totalkesehatananda.com
polio3.html.Diakses pada tanggal13 maret 2009
http// :himapid.blogspot.com/2008/11/polio-masalahnya-dan-cara-pencegahannya.
Diakses pada tanggal 13 maret 2009
http//:Wikipedia.com/polio



Tidak ada komentar:

Posting Komentar