Oleh : Eko Dwi
Syahputra
Npm : 110100026
APA
DEFINISI PSORIASIS ITU?
Psoriasis adalah nama penyakit kulit
berasal dari bahasa Yunani yakni Psora yang artinya gatal. Namun tidak selalu
kalau kegatalan itu harus bersamaan dengan psoriasis. Sebaliknya eksema
biasanya selalu disertai gatal.
Definisi
Psoriasis ialah penyakit yang penyebabnya autoimun, bersifat kronis dan residif
(kambuh), ditandai dengan adanya bercak – bercak eritema berbatas tegas dengan
skuama yang kasar, berlapis – lapis dan transparan, disertai fenomena tetesan
lilin, Auspitz dan Kobner .
Psoriasis
adalah penyakit kulit akibat inflamasi kronis dengan riwayat kuat genetik,
dicirikan dengan perubahan komplek pertumbuhan epidermis dan diferensiasi dan
abnormalitas biokimia multipel, imunologis dan vaskuler, dan belum adanya
kejelasan hubungannya dengan sistem saraf yang berefek pada kulit dan sendi.
Secara
singkat, siklus pergantian lapisan kulit normal itu, biasa terjadi setiap 28
hari atau sebulan sekali. Namun pada psoriasis, proses pergantian kulit
dipercepat antara 3-4 hari sekali.
Tipe
Psoriasis Yang Sering Ditemukan :
·
Bentuk
vulgaris (Bentuk plak)
·
Bentuk
bentik bintik (Guttate)
·
Bentuk
Pada Bagian Lipetan (Flexura)
·
Bentuk
Menyebar luas atau Eritroderma (Seluruh kulit)
·
Bentuk
gelembung bernanah (Pustula))
·
Bentuk
Mengelupas (Exfoliative)
·
Psoriasis
Sendi (psoriasis yang diserta redang sendi)
APAKAH SEORANG PENDERITA PSORIASIS
ITU SEHAT?
Kebanyakan dokter menganggap psoriasis itu adalah hanya
masalah pada bagian lapis kulit saja. Padahal itu tidak benar sama sekali.
Perubahan pada bagian kulit hanya sebagai tanda awal permulaan dari suatu
penyakit, Jadi penderita psoriasis itu sebetulnya bukanlah seorang yang sehat
badani. Karena di bagian dalam tubuh ada yang tidak beres kerja dan fungsinya.
MEKANISME TERJADINYA PSORIASIS
Biasanya didahului dengan semacam luka memar atau benturan
di salah satu bagian kulit tubuh, setelah kejadian itu, bagian yang kena trauma
itu tidak kunjung sembuh. Bahkan sebaliknya makin memburuk dan mulai menyebar.
Kemudian ada lagi luka memar di bagian kulit lain. Luka luka itu bisa tetap
kecil dan menghilang atau sebaliknya melebar dan meluas. Setelah berjalan
beberapa lama biasanya penyakit ini meluas, hingga orang itu mencari
pengobatan.
Pada ibu sedang hamil, nampaknya penyakit ini seperti sembuh dan menghilang. Namun setelah melahirkan psoriaisisnya kembali kambuh lagi.
Pada ibu sedang hamil, nampaknya penyakit ini seperti sembuh dan menghilang. Namun setelah melahirkan psoriaisisnya kembali kambuh lagi.
APAKAH PENGOBATAN UNTUK PENYAKIT
PSORIASIS?
Mengingat bahwa hingga kini belum dapat diberikan pengobatan
kausal (menghilangkan penyebabnya), maka pengobatan yang dilakukan adalah upaya
untuk meminimalisir keluhan, yakni:
1.
Menekan
atau menghilangkan faktor pencetus (stress, infeksi fokal, menghindari gesekan
mekanik, dll).
2.
Mengobati
bercak-bercak psoriasis.
·
Pengobatan
topikal (obat luar: salep, krim, pasta, larutan) merupakan pilihan utama untuk
pengobatan psoriasis. Obat-obat yang lazim digunakan, antara lain:
Kortikosteroid (misalnya: triamsinolon asetonid, fluosinolon asetonid,
betamethason valerat, betamethason benzoat), Ter (misalnya, LCD 2-5%), antralin
0,1-0,8%, Kalsipotriol, Pengobatan sistemik (obat minum, suntikan). Cara ini
dilakukan dengan berbagai pertimbangan karena adanya kemungkinan efek samping
yang ditimbulkannya pada pemakaian jangka panjang. Obat-obat yang biasa
digunakan diantaranya: kortikosteroid, metotreksat (MTX), retinoid,
siklosporin.
·
Pengobatan
kombinasi. Cara ini meliputi: kombinasi psoralen dengan penyinaran ultraviolet
(PUVA), kombinasi obat topikal dan sistemik.
ADA CARA LAIN UNTUK PSORIASIS ?
Ya,
Dr. John O.A. Pagano mendapat gagasan dan cara baru mengobati psoriasis. Ia
memandang psoriasis bukan sebagai masalah penyakit kulit saja, tetapi
menurutnya hal ini disebabkan karena ada sesuatu fungsi organ tubuh dalam yang
tidak beres. Jadi pengobatannya bukan pada permukaan kulit, melainkan harus
dimulai dari dalam yaitu dengan cara alternatif lain. DR. Pagano menemukan
bahwa penyebab psoriasis adalah akibat penyerapan racun dan toksin melalui
dinding usus yang "menipis dan bocor". Jikalau kelainan pada dinding
usus ini bisa diperbaiki dan tidak bocor lagi, maka tidak ada lagi racun dan
toksin terserap kedalam tubuh dan merusak lapisan kulit.
ADAKAH TERAPI HERBAL UNTUK PSORIASIS ?
Ada,
beberapa bulan yang lalu dalam majalah Trubus pernah dimuat, bahwa ada beberapa
orang yang berhasil diterapi dnegan menggunakan tanaman obat yaitu dengan
kapsul dan simplisia buah mahkota dewa. Disamping itu menurut Pakar pengobatan
dari Yogyakarta Pegagan (Centela Asiatica) juga bisa membantu meringankan
penyakit Psioriasis. Namun dalam pengobatannya perlu dikombinasikan dengan
Sambiloto ataupun Meniran sebagai antibiotika alami.
REFERENSI
:
http://penyembuhanpsoriasisecaraalami.blogspot.com
http://mengenalipsoriasisdancaramenanganinya.blogspot.com
Krueger JG.
The immunologic basis for the treatment of psoriasis with new biologic agents.
J am acad dermatol. 2002

Tidak ada komentar:
Posting Komentar