Senin, 12 Mei 2014

PENYAKIT PSORIASIS


Oleh : Eko Dwi Syahputra
Npm : 110100026

APA DEFINISI PSORIASIS ITU?
Psoriasis adalah nama penyakit kulit berasal dari bahasa Yunani yakni Psora yang artinya gatal. Namun tidak selalu kalau kegatalan itu harus bersamaan dengan psoriasis. Sebaliknya eksema biasanya selalu disertai gatal.
Definisi Psoriasis ialah penyakit yang penyebabnya autoimun, bersifat kronis dan residif (kambuh), ditandai dengan adanya bercak – bercak eritema berbatas tegas dengan skuama yang kasar, berlapis – lapis dan transparan, disertai fenomena tetesan lilin, Auspitz dan Kobner .
Psoriasis adalah penyakit kulit akibat inflamasi kronis dengan riwayat kuat genetik, dicirikan dengan perubahan komplek pertumbuhan epidermis dan diferensiasi dan abnormalitas biokimia multipel, imunologis dan vaskuler, dan belum adanya kejelasan hubungannya dengan sistem saraf yang berefek pada kulit dan sendi.
Secara singkat, siklus pergantian lapisan kulit normal itu, biasa terjadi setiap 28 hari atau sebulan sekali. Namun pada psoriasis, proses pergantian kulit dipercepat antara 3-4 hari sekali.

Tipe Psoriasis Yang Sering Ditemukan :
·         Bentuk vulgaris (Bentuk plak)
·         Bentuk bentik bintik (Guttate)
·         Bentuk Pada Bagian Lipetan (Flexura)
·         Bentuk Menyebar luas atau Eritroderma (Seluruh kulit)
·         Bentuk gelembung bernanah (Pustula))
·         Bentuk Mengelupas (Exfoliative)
·         Psoriasis Sendi (psoriasis yang diserta redang sendi)

APAKAH SEORANG PENDERITA PSORIASIS ITU SEHAT?
Kebanyakan dokter menganggap psoriasis itu adalah hanya masalah pada bagian lapis kulit saja. Padahal itu tidak benar sama sekali. Perubahan pada bagian kulit hanya sebagai tanda awal permulaan dari suatu penyakit, Jadi penderita psoriasis itu sebetulnya bukanlah seorang yang sehat badani. Karena di bagian dalam tubuh ada yang tidak beres kerja dan fungsinya.
MEKANISME TERJADINYA PSORIASIS
Biasanya didahului dengan semacam luka memar atau benturan di salah satu bagian kulit tubuh, setelah kejadian itu, bagian yang kena trauma itu tidak kunjung sembuh. Bahkan sebaliknya makin memburuk dan mulai menyebar. Kemudian ada lagi luka memar di bagian kulit lain. Luka luka itu bisa tetap kecil dan menghilang atau sebaliknya melebar dan meluas. Setelah berjalan beberapa lama biasanya penyakit ini meluas, hingga orang itu mencari pengobatan.
Pada ibu sedang hamil, nampaknya penyakit ini seperti sembuh dan menghilang. Namun setelah melahirkan psoriaisisnya kembali kambuh lagi.
APAKAH PENGOBATAN UNTUK PENYAKIT PSORIASIS?
Mengingat bahwa hingga kini belum dapat diberikan pengobatan kausal (menghilangkan penyebabnya), maka pengobatan yang dilakukan adalah upaya untuk meminimalisir keluhan, yakni:
1.      Menekan atau menghilangkan faktor pencetus (stress, infeksi fokal, menghindari gesekan mekanik, dll).
2.      Mengobati bercak-bercak psoriasis.
·         Pengobatan topikal (obat luar: salep, krim, pasta, larutan) merupakan pilihan utama untuk pengobatan psoriasis. Obat-obat yang lazim digunakan, antara lain: Kortikosteroid (misalnya: triamsinolon asetonid, fluosinolon asetonid, betamethason valerat, betamethason benzoat), Ter (misalnya, LCD 2-5%), antralin 0,1-0,8%, Kalsipotriol, Pengobatan sistemik (obat minum, suntikan). Cara ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan karena adanya kemungkinan efek samping yang ditimbulkannya pada pemakaian jangka panjang. Obat-obat yang biasa digunakan diantaranya: kortikosteroid, metotreksat (MTX), retinoid, siklosporin.
·         Pengobatan kombinasi. Cara ini meliputi: kombinasi psoralen dengan penyinaran ultraviolet (PUVA), kombinasi obat topikal dan sistemik.
ADA CARA LAIN UNTUK PSORIASIS ?
Ya, Dr. John O.A. Pagano mendapat gagasan dan cara baru mengobati psoriasis. Ia memandang psoriasis bukan sebagai masalah penyakit kulit saja, tetapi menurutnya hal ini disebabkan karena ada sesuatu fungsi organ tubuh dalam yang tidak beres. Jadi pengobatannya bukan pada permukaan kulit, melainkan harus dimulai dari dalam yaitu dengan cara alternatif lain. DR. Pagano menemukan bahwa penyebab psoriasis adalah akibat penyerapan racun dan toksin melalui dinding usus yang "menipis dan bocor". Jikalau kelainan pada dinding usus ini bisa diperbaiki dan tidak bocor lagi, maka tidak ada lagi racun dan toksin terserap kedalam tubuh dan merusak lapisan kulit.

ADAKAH TERAPI HERBAL UNTUK PSORIASIS ?
Ada, beberapa bulan yang lalu dalam majalah Trubus pernah dimuat, bahwa ada beberapa orang yang berhasil diterapi dnegan menggunakan tanaman obat yaitu dengan kapsul dan simplisia buah mahkota dewa. Disamping itu menurut Pakar pengobatan dari Yogyakarta Pegagan (Centela Asiatica) juga bisa membantu meringankan penyakit Psioriasis. Namun dalam pengobatannya perlu dikombinasikan dengan Sambiloto ataupun Meniran sebagai antibiotika alami.

REFERENSI :

http://penyembuhanpsoriasisecaraalami.blogspot.com
http://mengenalipsoriasisdancaramenanganinya.blogspot.com
Krueger JG. The immunologic basis for the treatment of psoriasis with new biologic agents. J am acad dermatol. 2002

Tidak ada komentar:

Posting Komentar