Senin, 12 Mei 2014

Penyakit Epistaksis (Mimisan)


Oleh : Cica Handayani
Npm : 110100017

Hidung berdarah (Kedokteran: epistaksis atau Inggris: epistaxis) atau mimisan adalah satu keadaan pendarahan dari hidungyang keluar melalui lubang hidung.
Ada dua tipe pendarahan pada hidung:
·         Tipe anterior (bagian depan). Merupakan tipe yang biasa terjadi.
·         Tipe posterior (bagian belakang).
Dalam kasus tertentu, darah dapat berasal dari sinus dan mata. Selain itu pendarahan yang terjadi dapat masuk ke saluran pencernaan dan dapat mengakibatkan muntah.
Mimisan atau dalam bahasa kedokterannya disebut Epistaksis merupakan gejala yang sangat sering dijumpai pada anak anak, walau demikian banyak orang tua yang ketakutan dan bingung bila anaknya kedapatan sedang mimisan. Mimisan sendiri bukan merupakan suatu penyakit tetapi merupakan gejala dari suatu penyakit, itu artinya mimisan bisa terjadi karena bermacam sebab dari yang ringan sampai yang berat.
Penyebab mimisan
Lokal: 
·         Trauma seperti mengorek hidung, jatuh, terpukul, benda asing di hidung
·        Pilek dan alergi, membuang ingus terlalu keras
·        Mencium bahan kimia atau gas yang merangsang seperti bensin, asam sulfat, amonia
·        Tumor di hidung
·        Perubahan tekanan atmosfer yang mendadak pada penerbangan atau penyelam
 Sistemik 
·        Penyakit jantung dan pembuluh darah seperti hipertensi, kelainan pembuluh darah
·        Kelainan darah seperti gangguan pembekuan darah, turunnya trombosit, leukemia
·        Infeksi sistemik seperti demam tinggi, demam berdarah
·        Penyakit autoimun, gangguan hormonal
·        Merokok, alkohol
·        Mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat pengencer darah, acetosal, ibuprofen
Mimisan atou epistaksis sering kali terjadi pada anak-anak. Mimisan adalah suatu pendarahan yang terjadi di rongga hidung. Mimisan sendiri bukanlah suatu penyakit. Tetapi suatu gejala dari adanya kelainan.
Penyebab mimisan pada anak
1.      PPL (Penyebab Penyakit Luar) 
yaitu segala macam infeksi yang mengakibatkan demam dan darah menjadi panas. Aliran darah yang  lebih cepat keluar melalui pembuluh darah halus di hidung.
2.      Penyebab dari Organ Dalam  
Disfungsi organ dalam atau energi tubuh yang lemah tidak mampu mengendalikan aliran darah mengalir dalam pembuluh darah sehingga keluar dari pembuluh darah.
Panas” yang tertimbun akibat gangguan fungsi organ memacu aliran darah lebih deras dan keluar melalui hidung 
3.      Lain-lain
keracunan, trauma, tumor, benda asing.
Pencegahan
·         jangan mengorek hidung terlalu keras
·        jangan membuang ingus keras-keras
·         hindari asap/ gas bahan kimia · 
Cara mengatasi epistaksis :
·         Paling utama adalah menghentikan pendarahan. Untuk menghentikan pedarahan, orang tua dapat menekan kedua kuping hidungketengah selama beberapa saat. dapat juga menghentikan dengan menyumbat hidung anak dengan menggunakan kapas, kasa atou kain yang bersih. Lakukan selama 2-3 menit. Pada sebagian besar kasus mimisan, penadarahan dapat berhenti sendiri. jangan lupa membersihkan darah yang mengering dengan lembut agar anak bisa bernafas lagi dengan lega. 
·         Anak dianjurkan untuk duduk tegak agar mudah agar mudah membatukan darah bila masuk ketenggorokan. Namun bila anak lemas dapat dibaringkan setengah duduk.
·         Kemudian mencegah agar tidak terjadi komplikasi dan mencegah agar tidak berulang. komplikasi yang dimaksud adalah terjadinya syok dan anemia akibat pendarahaan yang terlalu banyak keluar. Berhati-hatilah agar tidak terjadi mimisan kembali.
·         Namun apabila pendarahan tidak berhenti, Orang tua harus harus membawanya kedokter.
Inilah Penyebab Penyakit Mimisan dan Cara Pengobatannya. Semoga bermanfaat bagi anda semuanya
Daftar pustaka
Ø  Back-pro.blogspot.com
Ø  Pnykitlo.blogspot.com
Ø  Wikipedia Indonesia.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar