Senin, 12 Mei 2014

PENYAKIT URTIKARIA ATAU BIDURAN

NAMA            :HERNOWO
NPM               :110100038

Urtikaria atau biduran adalah suatu reaksi pada kulit yang timbul mendadak (akut) karena pengeluaran histamin yang mengakibatkan pelebaran pembuluh darah dan perembesan cairan dari pembuluh darah.
Dalam perjalanan penyakitnya dikenal 2 macam urtikaria, yaitu : urtikaria akut yang timbul mendadak dan hilang dengan cepat serta urtikaria kronis yang timbul berulang-ulang atau berlangsung tiap hari selama lebih dari 6 minggu.
Urtikaria kronik ditandai dengan bengkak yang edema, diikuti dengan rasa gatal, papul atau plak pada kulit.
Infeksi Virus Pemicu Utama Urtikaria Timbul
Infeksi virus ternyata sebagai penyebab utama pemicu serangan urtikaria atau biduran.  Gejala infeksi virus kadang ringan seperti badan hangat, sakit kepala, badan pegal atau kecapekan, batuk dan pilek. Karena ringannya keluhan selama ini infeksi virus tersebut dianggap sebagai masuk angin, terlalu capek, mau flu tidak jadi atau panas dalam. Justru saat ke dokter penyebab tersering dan lebih berat adalah infeksi virus bukan alergi. Sebaliknya justru alergi timbul lebih ringan dan penderita tidak ke dokter. Sehingga sering asma kambuh lagi saat flu, sinusitis kambuh lagi saat flu, nyeri perut atau gejala maag timbul saat flu atau sesak timbul lagi saat batuk yang keras dan demam. Tetapi sayangnya penderita bahkan dokter sekalipun kadang sulit membedakan antara virus dan alergi. Seringkali gejala alergi disebut infeksi sebaliknya infeksi virus dianggap sebagai alergi. Keluhan utama biasanya gatal, rasa terbakar atau tertusuk. Tampak eritema (kemerahan) dan edema (bengkak) setempat berbatas tegas, kadang-kadang bagian tengah tampak lebih pucat. Bercak dapat timbul dalam berbagai ukuran. Satu urtika sendiri dapat bertahan dari 30 menit sampai 36 jam. Bila satu urtika menghilang, urtika lain dapat muncul kembali.
Bagaimana memastikan penyebab alergi ?
Untuk memastikan penyebab alergi makanan bukan dengan tes kulit. Diagnosis alergi makanan dibuat berdasarkan diagnosis klinis, yaitu anamnesa (mengetahui riwayat penyakit penderita) dan pemeriksaan yang cermat tentang riwayat keluarga, riwayat pemberian makanan, tanda dan gejala alergi makanan sejak bayi dan dengan eliminasi dan provokasi

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI, PENYEBAB DAN PEMICU ALERGI ATAU URTIKARIA
Faktor yang mempengaruhi :
  • Genetik (menurun dari orangtua)
  • Imaturitas Saluran Cerna (Ketidakmatangan saluran cerna)
  • Paparan (kontak terhadap penyebab alergi)
Penyebab Urtikaria : Penyebab urtikaria adalah faktor yang secara langsung dapat menimbulkan tanda dan gejala alergi timbul
  • Makanan
  • Obat-obatan
Pemicu Urtikaria : Pemicu urtikaria adalah faktor yang memperberat dan secara tidak langsung memperberat tanda dan gejala alergi bila sudah terkena penyebab alergi. Bila penyebab alergi seperti debu atau makanan dihindari maka meski terdapat penyebab alergi maka pemicu seperti dingin, stres, aktifitas meningkat tidak akan berpengaruh
  • Infeksi Virus (demam, badan meriang, sakit kepala, panas, batuk, pilek)
  • Aktifitas meningkat (menangis, berlari, tertawa keras)
  • Udara dingin atau Minuman Dingin
  • Udara Panas
  • Stres
  • Gangguan hormonal: (kehamilan, menstruasi)
PENCEHAGAN DAN PENGOBATAN
Pencegahan
Hindari alergen yang diketahui. Termasuk beberapa makanan dan penyedap makanan, obat-obatan dan beberapa situasi seperti panas, dingin atau stres emosional. Membuat catatan. Mencatat kapan dan dimana urtikaria terjadi dan apa yang kita makan. Hal ini akan membantu anda dan dokter untuk mencari penyebab urtikaria.Bersihkan lingkungan sekitar sehingga dapat mengurangi paparan terhadap debu
Pengobatan
Pengobatan yang paling ideal tentu saja mengobati penyebab atau bila mungkin menghindari penyebab yang dicurigai. Bila tidak mungkin, paling tidak mencoba mengurangi penyebab tersebut, sedikit-dikitnya tidak menggunakan dan tidak berkontak dengan penyebabnya.


REFERENSI :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar