NAMA :HERNOWO
NPM :110100038
Urtikaria atau biduran adalah suatu reaksi pada kulit yang
timbul mendadak (akut) karena pengeluaran histamin yang mengakibatkan pelebaran
pembuluh darah dan perembesan cairan dari pembuluh darah.
Dalam perjalanan penyakitnya dikenal 2 macam urtikaria,
yaitu : urtikaria akut yang timbul mendadak dan hilang dengan cepat serta
urtikaria kronis yang timbul berulang-ulang atau berlangsung tiap hari selama
lebih dari 6 minggu.
Urtikaria kronik ditandai dengan bengkak yang edema, diikuti dengan rasa gatal, papul atau plak pada kulit.
Urtikaria kronik ditandai dengan bengkak yang edema, diikuti dengan rasa gatal, papul atau plak pada kulit.
Infeksi Virus Pemicu Utama Urtikaria
Timbul
Infeksi virus ternyata sebagai
penyebab utama pemicu serangan urtikaria atau biduran. Gejala infeksi
virus kadang ringan seperti badan hangat, sakit kepala, badan pegal atau
kecapekan, batuk dan pilek. Karena ringannya keluhan selama ini infeksi virus
tersebut dianggap sebagai masuk angin, terlalu capek, mau flu tidak jadi atau
panas dalam. Justru saat ke dokter penyebab tersering dan lebih berat adalah
infeksi virus bukan alergi. Sebaliknya justru alergi timbul lebih ringan dan
penderita tidak ke dokter. Sehingga sering asma kambuh lagi saat flu, sinusitis
kambuh lagi saat flu, nyeri perut atau gejala maag timbul saat flu atau sesak
timbul lagi saat batuk yang keras dan demam. Tetapi sayangnya penderita bahkan
dokter sekalipun kadang sulit membedakan antara virus dan alergi. Seringkali
gejala alergi disebut infeksi sebaliknya infeksi virus dianggap sebagai alergi.
Keluhan utama biasanya gatal, rasa terbakar atau tertusuk. Tampak eritema
(kemerahan) dan edema (bengkak) setempat berbatas tegas, kadang-kadang bagian
tengah tampak lebih pucat. Bercak dapat timbul dalam berbagai ukuran. Satu
urtika sendiri dapat bertahan dari 30 menit sampai 36 jam. Bila satu urtika
menghilang, urtika lain dapat muncul kembali.
Bagaimana memastikan penyebab alergi
?
Untuk memastikan penyebab alergi
makanan bukan dengan tes kulit. Diagnosis alergi makanan dibuat berdasarkan
diagnosis klinis, yaitu anamnesa (mengetahui riwayat penyakit penderita) dan
pemeriksaan yang cermat tentang riwayat keluarga, riwayat pemberian makanan,
tanda dan gejala alergi makanan sejak bayi dan dengan eliminasi dan provokasi
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI, PENYEBAB DAN PEMICU ALERGI ATAU URTIKARIA
Faktor yang mempengaruhi :
- Genetik (menurun dari orangtua)
- Imaturitas Saluran Cerna (Ketidakmatangan saluran cerna)
- Paparan (kontak terhadap penyebab alergi)
Penyebab
Urtikaria : Penyebab urtikaria
adalah faktor yang secara langsung dapat menimbulkan tanda dan gejala alergi
timbul
- Makanan
- Obat-obatan
Pemicu Urtikaria : Pemicu urtikaria adalah faktor yang memperberat dan
secara tidak langsung memperberat tanda dan gejala alergi bila sudah terkena
penyebab alergi. Bila penyebab alergi seperti debu atau makanan dihindari maka
meski terdapat penyebab alergi maka pemicu seperti dingin, stres, aktifitas
meningkat tidak akan berpengaruh
- Infeksi Virus (demam, badan meriang, sakit kepala, panas, batuk, pilek)
- Aktifitas meningkat (menangis, berlari, tertawa keras)
- Udara dingin atau Minuman Dingin
- Udara Panas
- Stres
- Gangguan hormonal: (kehamilan, menstruasi)
PENCEHAGAN
DAN PENGOBATAN
Pencegahan
Hindari alergen
yang diketahui. Termasuk beberapa makanan dan penyedap makanan, obat-obatan dan
beberapa situasi seperti panas, dingin atau stres emosional. Membuat catatan.
Mencatat kapan dan dimana urtikaria terjadi dan apa yang kita makan. Hal ini
akan membantu anda dan dokter untuk mencari penyebab urtikaria.Bersihkan
lingkungan sekitar sehingga dapat mengurangi paparan terhadap debu
Pengobatan
Pengobatan yang
paling ideal tentu saja mengobati penyebab atau bila mungkin menghindari
penyebab yang dicurigai. Bila tidak mungkin, paling tidak mencoba mengurangi
penyebab tersebut, sedikit-dikitnya tidak menggunakan dan tidak berkontak
dengan penyebabnya.
REFERENSI :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar