Nama : Rahmiati
Npm : 110100059
Gejala
gondok cukup mudah diketahui karena tandanya cukup spesifik yaitu munculnya
benjolan di tenggorokan yang semakin lama akan semakin membesar sehingga begitu
menakutkan. walaupun benjolan yang terjadi bisa begitu besar, gondok
bukanlah tumor atau kanker sehingga tidak perlu terlalu khawatir jika
mengalaminya.
Selain benjolan di tenggorokan, gejala gondok yang biasa dirasakan adalah sakit pada tenggorokan. Karena kelenjar tiroid membesar, rasa sakit bisa dirasakan saat mengunyah dan menelan makanan sehingga selera makan pun menjadi menurun. Demam bisa terjadi pada penderita gondok, terutama di malam hari. Hal lain yang mungkin terjadi adalah dengungan di telinga.mulut mulai terasa tegang dan nyeri saat mengunyah atau menelan makanan.
Selain benjolan di tenggorokan, gejala gondok yang biasa dirasakan adalah sakit pada tenggorokan. Karena kelenjar tiroid membesar, rasa sakit bisa dirasakan saat mengunyah dan menelan makanan sehingga selera makan pun menjadi menurun. Demam bisa terjadi pada penderita gondok, terutama di malam hari. Hal lain yang mungkin terjadi adalah dengungan di telinga.mulut mulai terasa tegang dan nyeri saat mengunyah atau menelan makanan.
Penyebab utama dari penyakit gondok adalah kekurangan yodium sehingga kelenjar tiroid tidak bisa mencukupi produksi hormone tiroid yang dibutuhkan tubuh. Penyebab lainnya bisa beragam termasuk produksi hormon tiroid yang berlebihan, infeksi, dan penggunaan obat-obatan tertentu. beberapa jenis makanan juga dianggap bisa menyebabkan gondok seperti kacang, kedelai, dan brokoli.
Beberapa hal
yang biasanya menyebabkan penyakit Gondok, seperti:
1.
Otoimun – Pada penyakit ini tubuh mempunyai zat yang menolak keberadaan
kelenjar tiroid dengan cara mengganggu/merusak kelenjar ini. Pada penyakit
Basedow (Graves) zat anti ini merangsang produksi tiroid berlebihan tanpa
menghiraukan pengaturan umpanbalik (otonom) sehingga kadar tiroid darah tinggi
(hipertiroidi). Sebaliknya pada penyakit Hashimoto, zat anti merusak sel-sel
tiroid sehingga kadar tiroid darah turun (hipotiroidi).
2.
Infeksi – Penyebab tiroiditis infeksiosa dapat bakteri/virus. Gondok dalam hal
ini karena mengalami peradangan, maka pada perabaan terasa nyeri. Suhu tubuh
naik.
3.
Degenerasi – Yaitu penurunan mutu jaringan tiroid sehingga bentuk
dan/kinerjanya abnormal (disfungsi).
4.
Neoplasia – Regresi proliferatif noduler menyebabkan neoplasma jinak (benigna)/
ganas(maligna).
5.
Goitrogen – Goitrin, tioglikosida, tiosianat, disulfide, yodium berlebih dapat
menyebabkan strumigenesis. Isoflavon dapat pula memicu gondok.
6.
Defisiensi nutris - Kekurangan yodium atau mineral tertentu menyebabkan
kinerja tiroid inefisien sehingga memicu gondok.
7.
Dishormonogenesis – Defek enzim pada tahapan tertentu, biasanya sejak
lahir/turunan.
8.
Resistensi tubuh – Kekebalan sel-sel tubuh terhadap pengaruh hormon tiroid
meningkatkan produksi sehingga memicu gondok kompensasi.
9.
Pubertas/hamil – Karena kebutuhan tiroid meningkat (struma kompensasi). HCG
pada trimester I dapat keliru dianggap TSH, sehingga ditanggapi oleh kelenjar
tiroid (struma toksik).
10.
Psikologi – Akibat dari tekanan jiwa (distress).
Faktor Resiko, beberapa orang
memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit gondok. Penyakit
gondok lebih banyak ditemui pada orang berusia diatas 40 tahun. Jumlah
penderita wanita lebih banyak dari laki-laki. Resiko juga akan meningkat pada
orang yang merokok dan yang pada keluarganya terdapat sejarah penderita
gondok. Untuk anda yang termasuk dalam beberapa orang yang beresiko
tinggi, anda harus berhati-hati dan berusaha untuk mencegah terserang gondok.
Pengobatan
penyakit gondok disesuaikan dengan penyebabnya. Karena kekurangan yodium adalah
penyebab utama, konsumsi yodium menjadi langkah pencegahan. Saat ini, garam
yang beredar dipasaran telah mengandung yodium sehingga bisa mencegah
gondok. Jika gondok sudah terjadi, maka biasanya akan dilakukan terapi
yodium. Pengobatan lain bisa beragam termasuk pengobatan dengan pil
hormon tiroid, terapi yodium radioaktif, dan pembedahan.
Selain pengobatan medis, bisa dilakukan pengobatan herbal dengan ultra mangosteen yang mengandung kulit manggis dan daun sirsak. Kulit manggis mengandung xanthone yang dapat meningkatkan kinerja organ sehingga kelenjar tiroid bisa berkerja dengan normal kembali. Selain itu, ultra mangosteen juga bisa membantu mengobati infeksi yang menjadi salah satu penyebab gondok. Jika anda merasakan gejala gondok segeralah mengkonsumsi ultra mangosteen.
Selain pengobatan medis, bisa dilakukan pengobatan herbal dengan ultra mangosteen yang mengandung kulit manggis dan daun sirsak. Kulit manggis mengandung xanthone yang dapat meningkatkan kinerja organ sehingga kelenjar tiroid bisa berkerja dengan normal kembali. Selain itu, ultra mangosteen juga bisa membantu mengobati infeksi yang menjadi salah satu penyebab gondok. Jika anda merasakan gejala gondok segeralah mengkonsumsi ultra mangosteen.
Mencegah
penyakit gondok:
Karena
penyakit gondok ini timbul sebagai akibat dari kekurangan yodium, maka langah
utama dalam pencegahan penyakit ini adalah dengan mengkonsumsi garam yang
mengandung yodium. Bila tidak bisa memperoleh garam yang mengandung yodium,
kita bisa menggunakan yodium tinctura 9larutan yodium dalam alkohol).
Mengkonsumsi ganggang laut yang dicampurkan pada makanan serta mengkonsumsi seafood
(seperti kepiting, kerang, ikan laut, dll) juga dipercaya bisa mencegah
penyakit goondok.
Daftar
Pustaka:
http://caramengatasipenyakit.com/tag/pencegahan-gondok/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar