Senin, 12 Mei 2014

Gejala Gondok, Penyebab, Faktor Resiko, Pengobatan dan Pencegahannya


       Nama   : Rahmiati
        Npm    : 110100059

Gejala gondok cukup mudah diketahui karena tandanya cukup spesifik yaitu munculnya benjolan di tenggorokan yang semakin lama akan semakin membesar sehingga begitu menakutkan.  walaupun benjolan yang terjadi bisa begitu besar, gondok bukanlah tumor atau kanker sehingga tidak perlu terlalu khawatir jika mengalaminya.
Selain benjolan di tenggorokan, gejala gondok yang biasa dirasakan adalah sakit pada tenggorokan. Karena kelenjar tiroid membesar, rasa sakit bisa dirasakan saat mengunyah dan menelan makanan sehingga selera makan pun menjadi menurun. Demam bisa terjadi pada penderita gondok, terutama di malam hari.  Hal lain yang mungkin terjadi adalah dengungan di telinga.mulut mulai terasa tegang dan nyeri saat mengunyah atau menelan makanan.

Penyebab utama dari penyakit gondok adalah kekurangan yodium sehingga kelenjar tiroid tidak bisa mencukupi produksi hormone tiroid yang dibutuhkan tubuh. Penyebab lainnya bisa beragam termasuk produksi hormon tiroid yang berlebihan, infeksi, dan penggunaan obat-obatan tertentu. beberapa jenis makanan juga dianggap bisa menyebabkan gondok seperti kacang, kedelai, dan brokoli.

Beberapa hal yang biasanya menyebabkan penyakit Gondok, seperti:
1. Otoimun – Pada penyakit ini tubuh mempunyai zat yang menolak keberadaan kelenjar tiroid dengan cara mengganggu/merusak kelenjar ini. Pada penyakit Basedow (Graves) zat anti ini merangsang produksi tiroid berlebihan tanpa menghiraukan pengaturan umpanbalik (otonom) sehingga kadar tiroid darah tinggi (hipertiroidi). Sebaliknya pada penyakit Hashimoto, zat anti merusak sel-sel tiroid sehingga kadar tiroid darah turun (hipotiroidi).
2. Infeksi – Penyebab tiroiditis infeksiosa dapat bakteri/virus. Gondok dalam hal ini karena mengalami peradangan, maka pada perabaan terasa nyeri. Suhu tubuh naik.
3. Degenerasi – Yaitu penurunan mutu jaringan tiroid sehingga bentuk dan/kinerjanya abnormal (disfungsi).
4. Neoplasia – Regresi proliferatif noduler menyebabkan neoplasma jinak (benigna)/ ganas(maligna).
5. Goitrogen – Goitrin, tioglikosida, tiosianat, disulfide, yodium berlebih dapat menyebabkan strumigenesis. Isoflavon dapat pula memicu gondok.
6. Defisiensi nutris -  Kekurangan yodium atau mineral tertentu menyebabkan kinerja tiroid inefisien sehingga memicu gondok.
7. Dishormonogenesis – Defek enzim pada tahapan tertentu, biasanya sejak lahir/turunan.
8. Resistensi tubuh – Kekebalan sel-sel tubuh terhadap pengaruh hormon tiroid meningkatkan produksi sehingga memicu gondok kompensasi.
9. Pubertas/hamil – Karena kebutuhan tiroid meningkat (struma kompensasi). HCG pada trimester I dapat keliru dianggap TSH, sehingga ditanggapi oleh kelenjar tiroid (struma toksik).
10. Psikologi – Akibat dari tekanan jiwa (distress).
Faktor Resiko, beberapa orang memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit gondok. Penyakit gondok lebih banyak ditemui pada orang berusia diatas 40 tahun. Jumlah penderita wanita lebih banyak dari laki-laki. Resiko juga akan meningkat pada orang yang merokok dan yang pada keluarganya terdapat sejarah penderita gondok.  Untuk anda yang termasuk dalam beberapa orang yang beresiko tinggi, anda harus berhati-hati dan berusaha untuk mencegah terserang gondok.
Pengobatan penyakit gondok disesuaikan dengan penyebabnya. Karena kekurangan yodium adalah penyebab utama, konsumsi yodium menjadi langkah pencegahan. Saat ini, garam yang beredar dipasaran telah mengandung yodium sehingga bisa mencegah gondok.  Jika gondok sudah terjadi, maka biasanya akan dilakukan terapi yodium.  Pengobatan lain bisa beragam termasuk pengobatan dengan pil hormon tiroid, terapi yodium radioaktif, dan pembedahan.
Selain pengobatan medis, bisa dilakukan pengobatan herbal dengan ultra mangosteen yang mengandung kulit manggis dan daun sirsak. Kulit manggis mengandung xanthone yang dapat meningkatkan kinerja organ sehingga kelenjar tiroid bisa berkerja dengan normal kembali. Selain itu, ultra mangosteen juga bisa membantu mengobati infeksi yang menjadi salah satu penyebab gondok. Jika anda merasakan gejala gondok segeralah mengkonsumsi ultra mangosteen.

Mencegah penyakit gondok:
Karena penyakit gondok ini timbul sebagai akibat dari kekurangan yodium, maka langah utama dalam pencegahan penyakit ini adalah dengan mengkonsumsi garam yang mengandung yodium. Bila tidak bisa memperoleh garam yang mengandung yodium, kita bisa menggunakan yodium tinctura 9larutan yodium dalam alkohol). Mengkonsumsi ganggang laut yang dicampurkan pada makanan serta mengkonsumsi seafood (seperti kepiting, kerang, ikan laut, dll) juga dipercaya bisa mencegah penyakit goondok.
Daftar Pustaka:
http://caramengatasipenyakit.com/tag/pencegahan-gondok/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar