Oleh
: Wiwik Astuti
Npm :
110100082
Saat ini, ada jutaan orang di seluruh dunia
menderita berbagai jenis penyakit pernapasan yang dapat memiliki dampak yang
signifikan terhadap cara mereka hidup sehari-hari. Penyakit pernapasan dapat
bervariasi dari yang akut sampai kronis. Dalam kasus akut, biasanya mudah untuk
mengobati dan hanya penyakit jangka pendek. Namun, dalam kondisi kronis,
penyakit pernapasan sulit untuk diobati dan dapat menyebabkan kerusakan
permanen pada sistem pernapasan.
Bronkitis adalah
suatu peradangan pada cabang tenggorok (bronchus) (saluran udara
ke paru-paru). Penyakit ini biasanya bersifat
ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Tetapi pada penderita yang
memiliki penyakit menahun (misalnya penyakit jantung atau penyakit paru-paru)
dan pada usia lanjut, bronkitis bisa bersifat serius.
Bronkitis infeksiosa disebabkan
oleh virus, bakteri dan organisme yang
menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia)
Serangan bronkitis berulang bisa
terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernapasan
menahun. Infeksi berulang bisa merupakan
akibat dari:
·
Sinusitis kronis
·
Bronkiektasis
·
Alergi
·
Pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak.
Bronkitis iritatif bisa disebabkan oleh:
·
Berbagai jenis debu
·
Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen
sulfida, sulfur dioksida dan bromin
Ada berbagai
jenis penyakit pernapasan. Salah satu penyakit pernafasan disebut Bronkitis
Alergi. Penyakit ini adalah jenis kondisi asma dimana bronki dan saluran napas
bagian bawah dari sistem pernapasan meradang oleh iritasi dan alergi. Pada
Bronkitis Alergi, asma dan alergi pernafasan hadir. Hal ini dapat menyebabkan
kondisi yang disebut demam atau rhinitis alergi.
Pencegahan Bronkitis
Biasanya,
pencegahan bronkitis alergi akan mencakup menghindari alergen yang menyebabkan
kondisi tersebut. Anda harus mempertimbangkan bahwa bronkitis alergi dapat
memburuk selama bulan-bulan musim panas karena akan ada banyak alergen yang
tersedia. Anda juga harus tahu bahwa hewan peliharaan, seperti kucing dan
anjing juga dapat memiliki alergen di bulu mereka. Inilah mengapa penting bahwa
Anda harus sering memandikan hewan peliharaan anda untuk menghindari alergen
yang terdapatdari bulu.
Gejalanya berupa:
·
batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan)
·
sesak napas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan
·
sering menderita infeksi pernapasan (misalnya flu)
·
bengek
·
lelah
·
pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan
·
wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan
·
pipi tampak kemerahan
·
sakit kepala
·
gangguan penglihatan.
Bronkitis
infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung meler,
lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri
tenggorokan. Gejala dari bronkitis alergi adalah sesak nafas, pilek, mata merah
atau bengkak, hiperventilasi, ruam, menggelitik di tenggorokan, dada menyempit,
terus-menerus bersin, batuk, sakit kepala, mual, dan gejala lain yang terkait
dengan asma dan alergi.
Diagnosis
Diagnosis biasanya ditegakkan
berdasarkan gejala, terutama dari adanya lendir. Pada pemeriksaan dengan
menggunakan stetoskop akan terdengar bunyi ronki atau bunyi pernapasan yang
abnormal.
Pemeriksaan lainnya yang biasa
dilakukan:
·
Tes fungsi paru-paru
·
Gas darah arteri
·
Rontgen dada.
Pengobatan
Untuk mengurangi demam dan rasa
tidak enak badan, kepada penderita dewasa bisa diberikan aspirin atau
acetaminophen; kepada anak-anak sebaiknya hanya diberikan acetaminophen. Dianjurkan
untuk beristirahat dan minum banyak cairan
Daftar pustaka
1.
Id.wikipedia.org
2.
http//koleksi artikel.wordpress.com
3.
bronchitis.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar