Senin, 12 Mei 2014

BRONKITIS


Oleh : Wiwik Astuti
Npm : 110100082

Saat ini, ada jutaan orang di seluruh dunia menderita berbagai jenis penyakit pernapasan yang dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap cara mereka hidup sehari-hari. Penyakit pernapasan dapat bervariasi dari yang akut sampai kronis. Dalam kasus akut, biasanya mudah untuk mengobati dan hanya penyakit jangka pendek. Namun, dalam kondisi kronis, penyakit pernapasan sulit untuk diobati dan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada sistem pernapasan.
Bronkitis adalah suatu peradangan pada cabang tenggorok (bronchus) (saluran udara ke paru-paru). Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Tetapi pada penderita yang memiliki penyakit menahun (misalnya penyakit jantung atau penyakit paru-paru) dan pada usia lanjut, bronkitis bisa bersifat serius.
Bronkitis infeksiosa disebabkan oleh virusbakteri dan organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia)
Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernapasan menahun. Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari:
·         Sinusitis kronis
·         Bronkiektasis
·         Alergi
·         Pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak.
Bronkitis iritatif bisa disebabkan oleh:
·         Berbagai jenis debu
·         Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida dan bromin
·         Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida
·         Tembakau dan rokok lainnya.
Ada berbagai jenis penyakit pernapasan. Salah satu penyakit pernafasan disebut Bronkitis Alergi. Penyakit ini adalah jenis kondisi asma dimana bronki dan saluran napas bagian bawah dari sistem pernapasan meradang oleh iritasi dan alergi. Pada Bronkitis Alergi, asma dan alergi pernafasan hadir. Hal ini dapat menyebabkan kondisi yang disebut demam atau rhinitis alergi.
Pencegahan Bronkitis
Biasanya, pencegahan bronkitis alergi akan mencakup menghindari alergen yang menyebabkan kondisi tersebut. Anda harus mempertimbangkan bahwa bronkitis alergi dapat memburuk selama bulan-bulan musim panas karena akan ada banyak alergen yang tersedia. Anda juga harus tahu bahwa hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing juga dapat memiliki alergen di bulu mereka. Inilah mengapa penting bahwa Anda harus sering memandikan hewan peliharaan anda untuk menghindari alergen yang terdapatdari bulu.
Gejalanya berupa:
·         batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan)
·         sesak napas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan
·         sering menderita infeksi pernapasan (misalnya flu)
·         bengek
·         lelah
·         pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan
·         wajah, telapak tangan atau selaput lendir yang berwarna kemerahan
·         pipi tampak kemerahan
·         sakit kepala
·         gangguan penglihatan.
Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan. Gejala dari bronkitis alergi adalah sesak nafas, pilek, mata merah atau bengkak, hiperventilasi, ruam, menggelitik di tenggorokan, dada menyempit, terus-menerus bersin, batuk, sakit kepala, mual, dan gejala lain yang terkait dengan asma dan alergi.
Diagnosis
Diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan gejala, terutama dari adanya lendir. Pada pemeriksaan dengan menggunakan stetoskop akan terdengar bunyi ronki atau bunyi pernapasan yang abnormal.
Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:
·         Tes fungsi paru-paru
·         Gas darah arteri
·         Rontgen dada.
Pengobatan
Untuk mengurangi demam dan rasa tidak enak badan, kepada penderita dewasa bisa diberikan aspirin atau acetaminophen; kepada anak-anak sebaiknya hanya diberikan acetaminophen. Dianjurkan untuk beristirahat dan minum banyak cairan
Daftar pustaka
1.      Id.wikipedia.org
2.      http//koleksi artikel.wordpress.com
3.      bronchitis.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar