ARTIKEL TENTANG PENYAKIT SIFILIS
BY:
OKTA MESRA
A. PENGERTIAN
Sifilis
adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Treponema pallidum , yang merupakan penyakit kronis dan bersifat
sistemik . selama perjalanan penyakit ini dapat menyerang seluruh organ tubuh.
B.
ETIOLOGI
Penyebab sifilis adalah treponema
pallidium, yang ditularkan ketika hubungan seksual dengan cara kontak langsung dari luka yang
mengandung treponema. Treponema dapat melewati selaput
lendir yang normal atau luka pada kulit. 10-90 hari sesudah treponema memasuki
tubuh, terjadilah luka pada kulitprimer (chancre atau ulkus durum). Chancre
ini kelihatan selama 1-5 minggu dan kemudian sembuh secara spontan. Tes
serologik untuk sifilis biasanya nonreaktif pada waktu mulai timbulnya chancre,
tetapi kemudian menjadi reaktif sesudah 1-4 minggu. 2-6 minggu sesudah tampak
luka primer, maka dengan penyebaran treponema pallidium diseluruh badan melalui
jalan darah, timbulah erupsi kulit sebagai gejala sifilis sekunder.Erupsi pada
kulit dapat terjadi spontandalam waktu 2-6 minggu. Pada daerah anogenital
ditemukan kondilomata lata. Tes serologik hampir seluruh positif selama fase
sekunder ini, sesudah fase sekunder, dapat terjadi sifilis laten yang dapat
berlangsung seumur hidup, atau dapat menjadi sifilis tersier. Pada sepertiga kasus yang tidak diobati,
tampak manifestasi yang nyata dari sifilis tersier.
C. CARA MENDIAGNOSA SIFILIS
a. Pertama harus memahami riwayat
penyakit :
·
Riwayat
pernikahan :
Dokter akan menanyakan status nikah
anda,apakah memiliki hubungan diluar nikah,Atau pasangan menderita penyakit
seksual yang menular atau dicurigai ada gejala penyakit seksual.Selain itu,
dokter juga akan menanyakan orang tua ,kakak,adik, teman-teman apakah menderita
sifilis. Untuk menentukan apakah ada sifilis kongenital.
·
Riwayat
hubungan seksual:
sifilis tertular melalui hubungan
seksual,sebelum dokter memeriksa sifilis apakah penderita pernah melakukan
hubungan seksual yang tidak bersih, Seperti pelacuran, prostitusi, dll, untuk
menentukan sumber infeksi. Cara terbaik adalah memahami waktu kapan hubungan
seksual yang tidak bersih itu terjadi,sehingga Anda dapat menentukan masa
inkubasi sifilis.
·
Riwayat
pengobatan:
Dokter akan menanyakan apakah pernah
melakukan pengobatan sendiri dengan obat-obatan,atau pernah pergi ke “dukun”
untuk mengobati sifilis.Jika ada,dokter pasti akan berTanya pernah menggunakan
obat apa serta berapa dosis nya dan proses pengobatan.
b. Pemeriksaan kondisi tubuh:
·
Pemeriksaan
Mukokutan:
Treponema pallidum parasit pada
mukosa kulit, berdasarkan gejala awal sifilis,dokter akan menanyakan selaput
lendir dan kondisi kulit sistemik pada pasien , Organ reproduksi, kelenjar
getah bening, rambut, anus, mulut, dll untuk pemeriksaan yang komprehensif.
·
Pemeriksaan
lainnya :
Dokter juga akan menanyakan mata,jantung,sistem saraf, Sistem kerangka untuk
melakukan pemeriksaan yang mendalam atau untuk pemeriksaan spesialis.
c.
Pemeriksaan
profesional:
·
Pemeriksaan
biologi molekuler:
menggunakan teknik polymerase chain
reaction, lebih mampu menguji DNA spirochetes untuk meningkatkan keakuratan
deteksi.
·
Pemeriksaan
mikroskopis:
biasa nya menggunakan darkfield
mikroskop, untuk memeriksa Treponema pallidum, adalah metode deteksi patogen,
cocok untuk pasien sifilis stadium satu atau dua.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar