Minggu, 11 Mei 2014

ARTIKEL TENTANG PENYAKIT SIFILIS

ARTIKEL TENTANG PENYAKIT SIFILIS


BY: OKTA MESRA



A.      PENGERTIAN
Sifilis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Treponema pallidum , yang merupakan penyakit kronis dan bersifat sistemik . selama perjalanan penyakit ini dapat menyerang seluruh organ tubuh.

B.       ETIOLOGI
Penyebab sifilis adalah treponema pallidium, yang ditularkan ketika hubungan seksual dengan cara kontak langsung dari luka yang mengandung treponema. Treponema dapat melewati selaput lendir yang normal atau luka pada kulit. 10-90 hari sesudah treponema memasuki tubuh, terjadilah luka pada kulitprimer (chancre atau ulkus durum). Chancre ini kelihatan selama 1-5 minggu dan kemudian sembuh secara spontan. Tes serologik untuk sifilis biasanya nonreaktif pada waktu mulai timbulnya chancre, tetapi kemudian menjadi reaktif sesudah 1-4 minggu. 2-6 minggu sesudah tampak luka primer, maka dengan penyebaran treponema pallidium diseluruh badan melalui jalan darah, timbulah erupsi kulit sebagai gejala sifilis sekunder.Erupsi pada kulit dapat terjadi spontandalam waktu 2-6 minggu. Pada daerah anogenital ditemukan kondilomata lata. Tes serologik hampir seluruh positif selama fase sekunder ini, sesudah fase sekunder, dapat terjadi sifilis laten yang dapat berlangsung seumur hidup, atau dapat menjadi sifilis tersier. Pada sepertiga kasus yang tidak diobati, tampak manifestasi yang nyata dari sifilis tersier.

C.  CARA MENDIAGNOSA SIFILIS
a.       Pertama harus memahami riwayat penyakit :
·        Riwayat pernikahan :
Dokter akan menanyakan status nikah anda,apakah memiliki hubungan diluar nikah,Atau pasangan menderita penyakit seksual yang menular atau dicurigai ada gejala penyakit seksual.Selain itu, dokter juga akan menanyakan orang tua ,kakak,adik, teman-teman apakah menderita sifilis. Untuk menentukan apakah ada sifilis kongenital.
·        Riwayat hubungan seksual:
sifilis tertular melalui hubungan seksual,sebelum dokter memeriksa sifilis apakah penderita pernah melakukan hubungan seksual yang tidak bersih, Seperti pelacuran, prostitusi, dll, untuk menentukan sumber infeksi. Cara terbaik adalah memahami waktu kapan hubungan seksual yang tidak bersih itu terjadi,sehingga Anda dapat menentukan masa inkubasi sifilis.

·        Riwayat pengobatan:
Dokter akan menanyakan apakah pernah melakukan pengobatan sendiri dengan obat-obatan,atau pernah pergi ke “dukun” untuk mengobati sifilis.Jika ada,dokter pasti akan berTanya pernah menggunakan obat apa serta berapa dosis nya dan proses pengobatan.
b.      Pemeriksaan kondisi tubuh:
·        Pemeriksaan Mukokutan:
Treponema pallidum parasit pada mukosa kulit, berdasarkan gejala awal sifilis,dokter akan menanyakan selaput lendir dan kondisi kulit sistemik pada pasien , Organ reproduksi, kelenjar getah bening, rambut, anus, mulut, dll untuk pemeriksaan yang komprehensif.
·        Pemeriksaan lainnya :
Dokter juga akan menanyakan mata,jantung,sistem saraf, Sistem kerangka untuk melakukan pemeriksaan yang mendalam atau untuk pemeriksaan spesialis.
c.       Pemeriksaan profesional:
·        Pemeriksaan biologi molekuler:
menggunakan teknik polymerase chain reaction, lebih mampu menguji DNA spirochetes untuk meningkatkan keakuratan deteksi.
·        Pemeriksaan mikroskopis:
biasa nya menggunakan darkfield mikroskop, untuk memeriksa Treponema pallidum, adalah metode deteksi patogen, cocok untuk pasien sifilis stadium satu atau dua.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar