NAMA : EFIT NOVITA SARI
NPM : 110100025
FAKULTAS : KESEHATAN
MASYARAKAT
KELAS : REGULER
B
ARTIKEL HEPATITIS A
A. Pengertian
Hepatitis A
Hepatitis A adalah
suatu penyakit yang disebabkan oleh virus yang disebarkan
oleh kotoran/ tinja penderita. biasanya melalui makanan (fecal-oral), bukan
melalui aktivitas seksual atau melalui darah. Hepatitis A paling ringan
dibanding hepatitis jenis lain (B dan C). Sementara hepatitis
B dan C disebarkan melalui media darah dan aktivitas seksual dan
lebih berbahaya dibanding Hepatitis A.
B. Penyebab dan
Cara Penularan Hepatitis
Hepatitis A pada umumnya dapat di
tulari melalui mulut, misalnya melalaui gelas atau sendok bekas yang di pakai
penderita hepatitis A. Kadang – kadang dapat juga melalui keringat penderita atau
melalui jarum suntik bekas yang di pakai pada penderita pengdapa hepatitis A.
Penularan virus Hepatitis
A atau Hepatitis Virus tipe A (HVA) melalui fecal oral,
yaitu virus ditemukan pada tinja. Virus ini juga mudah menular
melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi, juga terkadang melalui
hubungan seks dengan penderita.
Gejala Hepatitis A biasanya
tidak muncul sampai Anda memiliki virus selama beberapa minggu.
Hepatitis A sangat terkait dengan pola hidup bersih. Dalam banyak kasus, infeksi
Hepatitis A tidak pernah berkembang hingga separah Hepatitis B atau C sehingga
tidak akan menyebabkan kanker hati
Waktu terekspos sampai kena penyakit
kira-kira 2 sampai 6 minggu. Penderita akan mengalami gejala-gejala
seperti demam, lemah, letih, dan lesu, pada beberapa kasus, seringkali
terjadi muntah-muntah yang terus menerus sehingga menyebabkan seluruh badan
terasa lemas. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti
demam yang lainnya yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.
C. Tanda dan
Gejala
Tanda dan gejala Hepatitis A yaitu:
·
Kelelahan
·
Mual dan muntah
·
Nyeri perut atau rasa tidak nyaman,
terutama di daerah hati (pada sisi kanan bawah tulang rusuk)
·
Kehilangan nafsu makan
·
Demam
·
Menguningnya kulit dan mata
(jaundice).
D. Pencegahan
Kasus-kasus ringan Hepatitis A
biasanya tidak memerlukan pengobatan dan kebanyakan orang yang terinfeksi
sembuh sepenuhnya tanpa kerusakan hati permanen. Imunisasi hepatitis A
dilakukan dua kali, yaitu vaksinasi dasar dan booster yang dilakukan 6-12 bulan
kemudian, sementara imunisasi hepatitis B dilakukan tiga kali, yaitu dasar,
satu bulan dan 6 bulan kemudian. Imunisasi hepatitis A dianjurkan bagi orang
yang potensial terinfeksi seperti penghuni asrama dan mereka yang sering jajan
di luar rumah.
Tidak ada pengobatan yang spesifik untuk Hepatitis A,
sebab infeksinya sendiri biasanya akan sembuh dalam 1-2 bulan. Namun untuk
mengurangi dampak kerusakan pada hati sekaligus mempercepat proses penyembuhan,
beberapa langkah penanganan berikut ini akan diberikan saat dirawat di rumah
sakit.
a.
Istirahat. Tujuannya untuk
memberikan energi yang cukup bagi sistem kekebalan tubuh dalam memerangi
infeksi.
b.
Anti mual. Salah satu dampak dari
infeksiHhepatitis A adalah rasa mual, yang mengurangi nafsu makan. Dampak ini
harus diatasi karena asupan nutrisi sangat penting dalam proses penyembuhan.
c.
Istirahatkan hati. Fungsi hati
adalah memetabolisme obat-obat yang sudah dipakai di dalam tubuh. Karena hati
sedang mengalami sakit radang, maka obat-obatan yang tidak perlu serta alkohol
dan sejenisnya harus dihindari selama sakit.
DAFTAR PUSTAKA
Ester, Monica. 2002 . Keperawatan
Medikal Bedah. Jakarta: EGC
Inayah, Iin. 2004. Asuhan Keperawatan Pada
Klien Dengan Gangguan Sistem Pencernaan. Jakarta: Salemba Medika
Oswari, 2006. Penyakit Dan Cara
Penanggulangannya. Jakarta: Gaya Baru

Tidak ada komentar:
Posting Komentar