Senin, 26 Mei 2014

Anthrax


DI SUSUN OLEH : DARMAN FAUZY
Anthrax
 (antraks) adalah penyakit serius yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis.
Meskipun anthrax terutama mempengaruhi ternak dan hewan liar, manusia dapat terinfeksi melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan hewan yang sakit.
Biasanya, anthrax tidak menular dari orang ke orang, tetapi dalam kasus yang jarang terjadi, lesi kulit antraks dapat menular. adalah penyakit hewan menular yang disebabkan oleh kuman Bacillus anthracis. . Meskipun begitu, hingga kini belum ada kasus manusia tertular melalui sentuhan atau kontak dengan orang yang mengidap antraks. Antraks bermakna "batubara" dalam bahasa Yunani, dan istilah ini digunakan karena kulit para korban akan berubah hitam.
Semua jenis hewan berdarah panas dapat terserang anthrax, namun yang paling rentan adalah hewan herbivore seperti sapi, kerbau, kambing, kuda.
Paling sering, bakteri anthrax masuk ke dalam tubuh melalui luka pada kulit.Seseorang juga dapat terinfeksi karena memakan daging terkontaminasi atau menghirup spora bakteri.
Tanda dan gejala anthrax bervariasi mulai dari luka pada kulit, mual, hingga muntah serta shock.
Pengobatan yang tepat dengan antibiotik dapat menyembuhkan kebanyakan infeksi athrax yang diakibatkan kontak kulit atau daging yang terkontaminasi.
Sedangkan antrax yang terhirup lebih sulit diobati dan bisa berakibat fatal.
Gejala
Terdapat tiga jenis antrax, masing-masing dengan tanda dan gejala yang berbeda.
Dalam kebanyakan kasus, gejala berkembang dalam waktu tujuh hari setelah terpapar oleh bakteri.

Anthrax jenis ini terjadi saat seseorang memakan daging tidak matang dari hewan yang terinfeksi.
Tanda dan gejala anthrax gastrointestinal meliputi:
Mual
Muntah, yang sering disertai darah pada tahap lanjut penyakit
Kehilangan nafsu makan
Demam
Diare parah disertai darah pada tahap akhir penyakit
Sakit tenggorokan dan kesulitan menelan
Leher bengkak

Penyebab
Spora antrax berasal dari bakteri anthrax yang terjadi secara alami dalam tanah di sebagian besar wilayah dunia.
Spora ini bisa berada dalam kondisi tidak aktif selama bertahun-tahun sampai menemukan inang yang sesuai seperti hewan liar atau berbagai hewan ternak (domba, sapi, kuda, kambing, unta).
Hewan ternak dan hewan liar terinfeksi yang melakukan kontak dengan manusia akan menularkan anthrax.

APA TANDA-TANDA KLINIS PENYAKIT ANTHRAX PADA HEWAN?
Gejala klinis umumnya adalah kematian mendadak karena sifat penyakit yang akut atau perakut:

A. Pada sapi, kerbau, kambing dan domba:
1) Umumnya terjadi secara perakut dan akut menimbulkan kematian yang mendadak.
2) Gejala dapat dilihat seperti demam, gelisah, berputar-putar, pernafasan berat dan cepat.
3) Gejala dapat berlanjut menjadi tremor, tinja dan urin bercampur darah, konvulsi dan mati.
4) Keluar darah dari lubang-lubang kumlah (mulut, anus, lubang hidung dan vulva).

B. Pada Hewan kuda:
Biasanya ditemukan dalam bentuk akut dan sub akut dengan gejala:
1) Demam tinggi
2) Pembengkakan di daerah leher, pundak, perut dan skrotum.
3) Pernafasan berat
4) Hewan biasanya mati dalam 2 – 3 hari.

C. Pada hewan babi:
Babi relatif lebih tahan dibandingkan dengan sapi, kerbau, kambing, domba dan kuda. Anthrax pada babi bersifat sub akut dan kronis , dengan gejala:
1) Pembengkakan pada daerah kerongkongan, kepala, muka dan dada sehingga kesulitan makan dan bernafas.
2) Anoreksia, muntah, diare yang kadang-kadang berdarah dan konstipasi.
D. Pada Hewan Anjing dan carnivore lain.
Anthrax dapat terjadi pada anjing liar yang makan bangkai hewan yang mati karena anthrax. Penyakit umumnya bersifat kronis, dengan gejala: pembengkakan pada tenggorokan, dan perut. Pada lidah dan gusi dapat terlihat lesi karbunkel.
http://www.infoveti.com/p

Penularan
Cara penjangkitan
Antraks dapat memasuki tubuh manusia melalui usus kecil, paru-paru (dihirup), atau kulit (melalui luka). Antraks tidak mungkin tersebar melalui manusia kepada manusia.
Beberapa gejala-gejala antraks (tipe pencernaan) adalah mual, pusing, muntah, tidak nafsu makan, suhu badan meningkat, muntah bercampur darah, buang air besar berwarna hitam, sakit perut yang sangat hebat (melilit) atau (untuk tipe kulit) seperti borok setelah mengkonsumsi atau mengolah daging asal hewan sakit antraks.
Daging yang terkena antraks mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: berwarna hitam, berlendir, berbau.
http://mypotik.blogspot.com/2009/04/penyakit-anthrax.html?m
SUMBER :

Indriani,Veti,206. http://www.infoveti.com/p

Departemen Kesehatan RI.2009. http://mypotik.blogspot.com/2009/04/penyakit-anthrax.html?m

Carpenito,2013. http://www.amazine.co/25568/gejala-penyebab-jenis-faktor-resiko-anthrax/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar