DI SUSUN OLEH : DARMAN FAUZY
Anthrax
(antraks)
adalah penyakit serius yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis.
Meskipun anthrax terutama mempengaruhi ternak dan
hewan liar, manusia dapat terinfeksi melalui kontak langsung atau tidak
langsung dengan hewan yang sakit.
Biasanya, anthrax tidak menular dari orang ke orang,
tetapi dalam kasus yang jarang terjadi, lesi kulit antraks dapat menular.
adalah penyakit hewan menular yang disebabkan oleh kuman Bacillus anthracis. .
Meskipun begitu, hingga kini belum ada kasus manusia tertular melalui sentuhan
atau kontak dengan orang yang mengidap antraks. Antraks bermakna
"batubara" dalam bahasa Yunani, dan istilah ini digunakan karena
kulit para korban akan berubah hitam.
Semua jenis hewan berdarah panas dapat terserang
anthrax, namun yang paling rentan adalah hewan herbivore seperti sapi, kerbau,
kambing, kuda.
Paling sering, bakteri anthrax masuk ke dalam tubuh
melalui luka pada kulit.Seseorang juga dapat terinfeksi karena memakan daging
terkontaminasi atau menghirup spora bakteri.
Tanda dan gejala anthrax bervariasi mulai dari luka
pada kulit, mual, hingga muntah serta shock.
Pengobatan yang tepat dengan antibiotik dapat
menyembuhkan kebanyakan infeksi athrax yang diakibatkan kontak kulit atau
daging yang terkontaminasi.
Sedangkan antrax yang terhirup lebih sulit diobati dan
bisa berakibat fatal.
Gejala
Terdapat tiga jenis antrax, masing-masing dengan tanda
dan gejala yang berbeda.
Dalam kebanyakan kasus, gejala berkembang dalam waktu
tujuh hari setelah terpapar oleh bakteri.
Anthrax jenis ini terjadi saat seseorang memakan
daging tidak matang dari hewan yang terinfeksi.
Tanda dan gejala anthrax gastrointestinal meliputi:
Mual
Muntah, yang sering disertai darah pada tahap lanjut
penyakit
Kehilangan nafsu makan
Demam
Diare parah disertai darah pada tahap akhir penyakit
Sakit tenggorokan dan kesulitan menelan
Leher bengkak
Penyebab
Spora antrax berasal dari bakteri anthrax yang terjadi
secara alami dalam tanah di sebagian besar wilayah dunia.
Spora ini bisa berada dalam kondisi tidak aktif selama
bertahun-tahun sampai menemukan inang yang sesuai seperti hewan liar atau
berbagai hewan ternak (domba, sapi, kuda, kambing, unta).
Hewan ternak dan hewan liar terinfeksi yang melakukan
kontak dengan manusia akan menularkan anthrax.
APA TANDA-TANDA KLINIS PENYAKIT ANTHRAX PADA HEWAN?
Gejala klinis umumnya adalah kematian mendadak karena
sifat penyakit yang akut atau perakut:
A. Pada sapi, kerbau, kambing dan domba:
1) Umumnya terjadi secara perakut dan akut menimbulkan
kematian yang mendadak.
2) Gejala dapat dilihat seperti demam, gelisah, berputar-putar,
pernafasan berat dan cepat.
3) Gejala dapat berlanjut menjadi tremor, tinja dan
urin bercampur darah, konvulsi dan mati.
4) Keluar darah dari lubang-lubang kumlah (mulut,
anus, lubang hidung dan vulva).
B. Pada Hewan kuda:
Biasanya ditemukan dalam bentuk akut dan sub akut
dengan gejala:
1) Demam tinggi
2) Pembengkakan di daerah leher, pundak, perut dan
skrotum.
3) Pernafasan berat
4) Hewan biasanya mati dalam 2 – 3 hari.
C. Pada hewan babi:
Babi relatif lebih tahan dibandingkan dengan sapi, kerbau,
kambing, domba dan kuda. Anthrax pada babi bersifat sub akut dan kronis ,
dengan gejala:
1) Pembengkakan pada daerah kerongkongan, kepala, muka
dan dada sehingga kesulitan makan dan bernafas.
2) Anoreksia, muntah, diare yang kadang-kadang
berdarah dan konstipasi.
D. Pada Hewan Anjing dan carnivore lain.
Anthrax dapat terjadi pada anjing liar yang makan
bangkai hewan yang mati karena anthrax. Penyakit umumnya bersifat kronis,
dengan gejala: pembengkakan pada tenggorokan, dan perut. Pada lidah dan gusi dapat
terlihat lesi karbunkel.
http://www.infoveti.com/p
Penularan
Cara penjangkitan
Antraks dapat memasuki tubuh manusia melalui usus
kecil, paru-paru (dihirup), atau kulit (melalui luka). Antraks tidak mungkin
tersebar melalui manusia kepada manusia.
Beberapa gejala-gejala antraks (tipe pencernaan)
adalah mual, pusing, muntah, tidak nafsu makan, suhu badan meningkat, muntah
bercampur darah, buang air besar berwarna hitam, sakit perut yang sangat hebat
(melilit) atau (untuk tipe kulit) seperti borok setelah mengkonsumsi atau
mengolah daging asal hewan sakit antraks.
Daging yang terkena antraks mempunyai ciri-ciri
sebagai berikut: berwarna hitam, berlendir, berbau.
http://mypotik.blogspot.com/2009/04/penyakit-anthrax.html?m
SUMBER :
Indriani,Veti,206. http://www.infoveti.com/p
Departemen Kesehatan RI.2009.
http://mypotik.blogspot.com/2009/04/penyakit-anthrax.html?m
Carpenito,2013. http://www.amazine.co/25568/gejala-penyebab-jenis-faktor-resiko-anthrax/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar