Rabu, 14 Mei 2014

HIPERTENSI SI SILENT KILLER PADA REMAJA

Nama   : Bintoro Nugroho
NPM   : 11010015



Definisi Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
Tekanan darah tinggi (Hipertensi) adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang terus berada di atas 120/80 mmHG, baik ketika pemeriksaan tensi darah maupun dalam aktivitas sehari-harinya. Hipertensi jika tidak ditangani dengan benar akan menyebabkan jantung bekerja ekstra keras yang dapat mengakibatkan kerusakan pada jantung, ginjal, otak dan mata. Jika hipertensi ini terus berkelanjutan dapat juga menyebabkan stroke, serangan jantung, bahkan kematian.
Kita sering beranggapan bahwa hipertensi hanya dialami oleh orang dewasa saja, padahal anak-anak dan remaja pun bisa mengalami hipertensi. Namun anak-anak dan remaja terkadang tidak menyadari bahwa mereka mengalami hipertensi, biasanya mereka baru sadar ketika mereka melakukan tes kesehatan. Oleh karena itu hipertensi bisa dibilang sebagai silent killer bagi penderitanya.
Gejala timbulnya hipertensi pada remaja antara lain :       
• Sering mengeluh sakit kepala             
• Terjadi pembengkakan pada bagian kaki dan tangan  
• Penglihatan kabur      
• Nyeri perut   
• Muntah         
• Nafsu makan berkurang        
• Gelisah          
• Berat badan turun      
• Keringat berlebih
Terdapat tiga faktor yang menyebabkan remaja rawan terkena hipertensi, yaitu:
  1. Remaja yang mempunyai keluarga hipertensi     
    Hipertensi memang cenderung dipengaruhi oleh faktor keturunan. Oleh karena itu jika orang tua atau kakek nenek memiliki hipertensi, maka risiko remaja tersebut mengalami hipertensi akan lebih tinggi.
    Selain itu diketahui bahwa ras Afrika-Amerika lebih sering terkena hipertensi pada usia yang lebih muda dibandingkan dengan ras Kaukasoid.
  2. Remaja dengan pola makan yang buruk
    Sebagian besar remaja punya pola makan sembarangan dan jarang sekali yang mau mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang. Remaja lebih memilih junk food atau makanan yang mengandung kadar garam (natrium) tinggi.
  3. Remaja bertubuh gemuk          
    Remaja bertubuh gemuk atau obesitas bisa mengalami hipertensi karena tubuhnya membutuhkan lebih banyak jaringan darah untuk mengangkut oksigen dan nutrisi, sehingga volume darah meningkat, maka tekanan pada dinding arteri pun ikut meningkat.
Oleh karena itu, perubahan gaya hidup dapat membantu anda mencegah hipertensi. Perubahan-perubahan ini terutama penting bagi remaja yang memiliki faktor risiko hipertensi yang tidak dapat diubah, seperti keturunan, ras atau usia.
Pencegahan Hipertensi Pada Remaja
Hal-hal yang dapat kita lakukan antara lain:
·        Mempertahankan berat badan ideal,
·        jangan merokok dan minum minuman beralkohol,
·        berolahragalah secara teratur, dsb.
·        Kemudian dengan mengkonsumsi bawang putih juga bisa membantu menurunkan tekanan darah
·        kurangi mengkonsumsi garam atau makanan yang asin,

DAFTAR PUSTAKA
Instalasi Gizi Perjan RS Dr. Cipto Mangunkusumo dan Asosiasi Dietisien Indonesia. Jakarta, 2004, PT Gramedia pustaka Utama
Mansjoer A, Triyanti K, Savitri R, Wardhani W. I, Setiowulan W, “Kapita Selekta Kedokteran” Edisi ke-3 Jilid 1, Media Aesculapius Fakultas Kedokteran UI, Jakarta, 1999



Tidak ada komentar:

Posting Komentar